Skip to Content

LPK IROHA BERANGKATKAN 18 PESERTA MAGANG KE JEPANG

LPK IROHA yang bekerja sama dengan beberapa lembaga penerima pemagangan di Jepang pada hari Selasa, 26 April 2011 malam kemarin memberangkatkan 18 peserta magang di bidang pertanian di wilayah Ibarakiken Jepang. 18 peserta tersebut berasal dari Sleman, Klaten, Solo, Sragen, dan Boyolali. LPK IROHA yang berdiri sejak tahun 2008 tersebut hingga saat ini telah berhasil mengirimkan 173 peserta magang diberbagai bidang pemagangan kerja yang meliputi bidang industri berbasis teknologi, pertanian, dan peternakan dengan program tiga tahun.

Peminat pemagangan ke Jepang baik peserta maupun lembaga yang menangani pelatihan persiapan hingga saat ini tumbuh pesat, terbukti dengan banyak berdirinya lembaga yang memberikan pelatihan persiapan untuk pemagangan ke Jepang. Tidak sekedar memiliki sistim pelatihan saja, lembaga tersebut juga harus memiliki relasi organisasi penerima di Jepang atau organisasi pengirim ke Jepang apabila belum mempunyai ijin tentang pengiriman peserta magang ke Jepang.

LPK IROHA yang khusus menangani persiapan dan pengiriman peserta pemagangan ke Jepang selalu membekali peserta yang akan dikirim ke Jepang dengan pelatihan bahasa, budaya, dan etos kerja Jepang. Karena tingkat kesulitan adaptasi bahasa dan budaya yang sangat berbeda dengan Indonesia, Instruktur yang berpengalaman dibidang akademik dan praktis pun turut menjaga dan mengembangkan kualitas peserta agar di Jepang tidak menemukan permasalahan. “Kesulitan yang umumnya dihadapi oleh para peserta magang adalah masalah komunikasi dalam bahasa Jepang, karena sulitnya tata bahasa bahasa Jepang, dan waktu persiapan yang terhitung pendek dan materi persiapan yang padat akan sedikit menghambat siswa untuk menerima materi. Namun semua itu dapat diatasi ketika dalam pelatihan lebih diperbanyak bahan ajar berupa praktek atau simulasi. Dan yang tidak kalah penting, kesabaran dan penanganan yang serius harus dilakukan oleh lembaga pelatihan”, kata Suwartono selaku pimpinan LPK IROHA.

Jangka waktu persiapan yang diprogramkan oleh LPK IROHA yang beralamat di Jl. Amerta Raya No.33 Sinduadi Mlati Sleman (sebelah barat Monjali) yaitu dengan total paket lima bulan, pada bulan pertama hingga bulan ketiga dalam pelatihan semi intensif ini, secara umum peserta mendapat pelatihan bahasa Jepang dasar, budaya, kejepangan, fisik dan mental. Pada bulan keempat dan kelima peserta mendapat materi yang lebih mengarah pada bidang magang yang akan diikuti dan pendalaman bahasa Jepang dengan conversation atau kaiwa yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas. Peserta pelatihan intensif ini diwajibkan untuk tinggal di asrama untuk membiasakan kehidupan pemagangan. Mereka dilatih untuk mandiri dengan latihan memasak untuk makan pagi dan malam, kegiatan belajar bersama pada malam hari, dan masing-masing peserta mendapat tanggung jawab untuk mengatur rumah tangga.

Keuntungan yang dapat diperoleh dengan mengikuti program pemagangan ke Jepang yaitu peserta akan mendapatkan keterampilan yang dapat digunakan ketika sudah pulang ke tanah air, dan akan sangat memungkinkan ketika mereka ingin membuka usaha mandiri karena selain keterampilan, peserta juga akan mendapatkan uang saku selama tiga tahun sebagai modal materi untuk membuka usaha sendiri dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Selain itu peserta juga mempunyai peluang yang besar untuk bekerja di perusahaan-perusahan besar di Indonesia.

Penulis Markus Sidowaluyo, SS.
(Training Manager LPK IROHA)